Tag Archives: Life

[review] Surga yang tak Dirindukan 2

Gue sedikit me-review terkait film Surga yang tak Dirindukan 2. Buat kalian yang belum punya waktu, belum punya uang, atau bahkan merasa tidak sesuai genre, ada baiknya membaca review gue karena sekilas akan bercerita tentang sequel sebelumnya. Tokoh yang berperan dalam film ini menurut Gue terlalu kece, mulai dari Laudya Cynthia Bella (sebagai Arini), Fedi Nuril (sebagai Pras), Reza Rahadian (sebagai Dr. Syarief), dan Raline Shah (sebagai Meirose), serta Sandrina Michele (sebagai Nadya)

Pada sequel sebelumnya, Meirose telah menjadi isteri yang ke-dua dari Pras dikarenakan tidak baiknya kondisi mental maupun keluarga dari Meirose. Sehingga terjadi kecelakaan yang melibatkan Pras dengan Meirose, dan membuat Pras iba melihat kondisi Meirose. Dilain sisi, Arini merasa kecewa karena Meirose telah merusak surga kecil yang dimilikinya, yakni Pras, Arini dan Nadya. Namun, dengan tekad Pras dikarenakan tak ingin adanya anak yatim piatu lagi, akhirnya Arini pun merelakannya. Hiduplah dua keluarga atau dua surga dalam satu rumah, dan sequel sebelumnya berakhir dengan Meirose yang harus pergi mencari ayahnya dengan membawa Akbar Muhammad (anak Meirose hasil hubungan dengan pria yang menyakitinya).

Kalian bingung kah? Jika tidak biar Gue lanjutkan ke review film yang lagi hits ini, kalau bingung ada baiknya dilihat sequel sebelumnya.

Film ini diawali dengan memutar beberapa adegan yang terjadi pada film sebelumnya, dan menurut Gue itu berhasil membuat penonton tertawa dan tercengang, “kok filmnya gini? Wah salah putar roll filmnya nihh”, itulah cuitan sana-sini yang Gue dengar.

Arini yang memulai tour-nya bersama Nadya dikarenakan buku yang telah dibuatnya, sehingga memaksa Arini untuk interview, open talk di Budapest (ibu kota Hungaria). Ternyata, Arini bertemu dengan Akbar dan Meirose di salah satu masjid terbesar di Budapest. Meirose berhasil bertemu dengan ayahnya dan membuka boutique di daerah Santandre. Dalam sekali tour-event, Arini bertemu dengan Dr. Syarief (salah satu dokter spesialis kanker) dan memaksa Arini untuk bercerita di depan pasiennya. Dilain sisi, Dr. Syarief ini lah yang memiliki hubungan dengan Meirose. Selama di Hungaria, Meirose sudah berniat mengakhiri hubungannya dengan Pras, begitupun dengan Pras. Di suatu waktu, Arini masuk rumah sakit dan terdiagnosa kanker rahim stadium 4 juga sudah menyerang otak. Dr. Syarief menyarankan untuk melakukan biopsy, Namun Arini menolaknya, karena Arini sadar bahwa hidupnya tinggal sebentar serta tidak ingin melawan kehendak Allah. Dr. Syarif pun menceritakan kepada Meirose, bahwa ia memiliki pasien yang sangat tangguh dengan tidak memberitahukan keadaannya kepada keluarga. Namun, si kecil Nadya pun mengetahui dan dengan tegar mencoba membahagiakan Arini disisa waktunya.

Nadya pun mengetahui bahwa keinginan Ibunya itu adalah menjadikan Meirose sebagai pengganti Ibunya kelak. Nadya terus mencari cara untuk menyatukan Pras (ayahnya) dengan Meirose. Pras tetap bersikeras ingin menceraikan Meirose. Akhirnya Pras menyadari bahwa wanita yang pantas menggantikan posisi Arini adalah Meirose. Dilain sisi, Meirose belum mengetahui keadaan Arini sampai suatu hari Pras dan Arini berkunjung ke Santandre, rumah Meirose. Arini melakukan perbincangan empat mata dengan Meirose, bermaksud ingin Meirose tetap menjadi isteri dari Pras. Dr. Syarief pun masuk ke rumah Meirose dan kaget melihat pasiennya (Arini) tersebut adalah salah satu bagian dari kehidupan masa lalu Meirose.

Meirose pun sedih mendengar keadaan Arini yang disampaikan oleh Dr. Syarief. Akhirnya, Meirose pun memutuskan untuk mempertahankan hubungannya dengan Pras dan menjadi Ibu dari Nadya dan Akbar.

Bagaimana dengan Dr. Syarief? Kedewasaannya lah yang membuat ia merelakan Meirose bahagia dengan Pras. Terus? Masih kurang kah cerita Gue? Bisa komen atau nonton filmnya deh, hehehe

Diluar konten, Gue melihat kanan-kiri. banyak pasangan yang berulang kali menangis bahkan dia laki-laki. Gue sendiri hanya bisa tersenyum, “ah, ada waktunya untuk ku melihat kamu sebagai masa depan ku”.

Advertisements