Category Archives: Photography

Kebesaran Hati…

23 pencari ilmu ini dipertemukan oleh Allah dalam ruang belajar yang terbilang “dasar”. Ilmu dasar terkait pesawat terbang. Ruang belajar ini pun tersusun dalam sebelas modul. Singkat cerita seluruh modul telah kami lalui. Beberapa instruktur menyampaikan dengan jelas, sedangkan modul lainnya kami yang menerangkan dengan jelas. Ketika hasil ujian dari salah satu modul yang membuat kami merasa tidak puas. Bisa Anda pikirkan hampir 17 dari 23 pencari ilmu terkena re-exxam.

Gue mulai menelaah, dimana sih letak kesalahan. Andaikan kami yang re-exxam, toh tidak harus sampai sebanyak ini. Dibeberapa kisi-kisi yang diberikan, kami semua bisa menjawab dengan baik. Alhasil, Gue bersyukur bisa berbicara empat mata dengan instruktur dan atasan terkait. Ternyata, ada sikap men-generalisir semua kemampuan para pencari ilmu. Atasan itu merasa bahwa toh, para pencari ilmu sebelum kalian bisa melewati modul tersebut dengan baik, namun sikap dari instruktur itulah yang menurut Gue patut di teladani. Instruktur itu memberikan materi sesuai kapabilitasnya dan mengajukan bentuk soal sesuai apa yang telah diajarkan.

So, menurut Gue, always don’t judge the people by our first impression. Kita telah mencoba mengerjakan sesuatu dengan sangat baik, namun hasil berkata lain. Maka hal yang sangat diperlukan disini adalah kebesaran hati. Seberapa besar hati kita dapat menerima realita yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Nih hal yang bisa Anda ingat, “Allah tidak memberikan apa yang kamu inginkan, tetapi Allah memberikan apa yang kamu butuhkan.” Ketika Anda tidak memiliki kebesaran hati, maka Anda akan menutup realita yang terjadi disekitar. Berawal dari kebesaran hati-lah, kita akan menjadi besar.

Satu cerita lainnya yang menurut Gue sangat pantas dibagikan ke khalayak luas.

Dikarenakan hari terkahir para pencari ilmu ini belajar bersama. Kami memutuskan untuk makan siang diluar area perkantoran, kurang lebih sekitar 23 km dari kantor. Itu pun diputuskan setelah berdiskusi panjang dan cukup memakan waktu. Dikarenakan keadaan yang tidak bisa membuat kami untuk membawa kendaraan masuk ke area kantor, maka kami memutuskan untuk men-charter mobil. SIngkat cerita kami mendapatkan charter-an mobil dengan harga normal. Nah, entah kenapa kami diturunkan jauh dari TKP. Kami pun bingung dan bertanya-tanya. Alhasil, supir itu menjawab. “Bapak kan tadi mencari tempat makan disekitaran sini.” Beberapa rekan Gue sudah mulai geram, mengumpat, bahkan sudah turun dari mobil tersebut. Dengan kedewasaan Gue (duileeh), mulai menelaah letak kesalahan yang terjadi. Hasilnya adalah, kami tidak mengkomunikasikan dengan baik diawal terkait tujuan pasti.

Kesal? Sudah pasti? Mau makan siang, kok diturunkan ditempat ramai dan bahkan tidak ada tempat untuk makan siang bersama.

Langsung lah Gue ambil tindakan untuk menengahi dan akhirnya kita semua diantarkan ke tempat tujuan dengan biaya tambahan (ehehe ide bodoh)

Yang dapat Gue lihat adalah, ketika Anda tidak bisa membesarkan hati Anda. Masalah yang dihadapi pun akan terus menjadi besar, sedangkan kita tahu bahwa kita memiliki Allah yang lebih besar. Membuat masalah tersebut menjadi kecil yang dengan membuat hati kita besar atas kebesaran Allah.

Lomba Foto

Di foto ini beberapa Gue jadi model (padahal cuma 1), yang dikirim sama temen Gue buat Lomba.

JpegpantaiJpeg

Besar atau Tidaknya Suatu Hal
Orang Lain yang Menilai
Bermanfaat atau Tidaknya Pemberian Kita
Orang Lain yang Menilai, tapi
Bergunanya Orang Lain di Sekitar Kita
Allah yang Menilai